Yogyakarta, 22/2 TTP -- Pemerintah Australia mengambil langkah-langkah untuk mempercepat pengenalan rokok yang tidak akan menimbulkan kebakaran (fire safe). Ini dilakukan menyusul bencana kebakaran dahsyat yang melanda Victoria, Australia.
Pada sejumlah kebakaran di Victoria, puntung rokok yang dilemparkan begitu saja diduga sebagai penyebab kebakaran yang menewaskan ratusan jiwa tersebut. Menteri Urusan Konsumen Chris Bowen mengatakan, dirinya akan akan mempercepat pengenalan rokok "fire safe" yang nyala apinya akan mati dengan sendirinya jika tidak dihisap lagi.
Tadinya program wajib ini dicanangkan dimulai pada tahun 2010. Namun dengan terjadinya kebakaran mematikan di Victoria, pemerintah Australia akan mempercepat dimulainya program tersebut. "Menteri telah meminta nasihat dari Komisi Konsumen dan Kompetisi Australia (ACCC) dalam melihat kemungkinan memajukan tanggal dimulainya program," ujar juru bicara Bowen seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (20/2/2009).
Nantinya rokok yang diperjualbelikan di Australia akan terbuat dari kertas khusus dan bahan-bahan adiktif sehingga nyala api di rokok tersebut akan mati sendiri jika dibuang atau tidak digunakan lagi. Rokok jenis ini merupakan keharusan di Kanada dan sejumlah negara bagian di AS.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar